Komunikasi VHF ( Very High Frequency) adalah komunikasi utama yang digunakan di pesawat, untuk berhubungan dengan pihak luar (tower atau pesawat lain). Komunikasi VHF dapat dipakai untuk komunikasi suara (voice) maupun data.

Sama seperti komunikasi HF, komunikasi VHF menggunakan gelombang radio sebagai  perantaranya. Frekuensi yang dipergunakan untuk komunikasi VHF adalah 118.000 MHz sampai 136.975 MHz

Hal yang membedakan dengan HF, komunikasi VHF bekerja secara line of sight. Hal ini dikarenakan gelombang VHF tidak dapat dipantulkan oleh lapisan ionosfer. Oleh karena itu komunikasi VHF hanya dapat dipakai untuk komunikasi dalam jarak  pendek.

Untuk mendukung operasi pesawat, diperlukan beberapa ground station VHF. Masing-masing station mempunyai frekuensi sendiri. Sebagai contoh frekuensi untuk tower bandara Soekarno Hatta (CGK) adalah 118,75 MHz dan 118,2 MHz.

Komponen VHF  yang terpasang di pesawat adalah :

  • VHF Transceiver , sebagai komponen utama, pengolah sinyal yang diterima dan akan dipancarkan.

Collins VHF Transceiver
picture from :
http://www.bmius.com

  • VHF Antenna, untuk menangkap sinyal VHF, Antenna VHF di pesawat berbentuk sirip hiu, terletak di bagian atas fuselage atau bawah fuselage.

Antena VHF
picture from : http://www.edmo.com

Lokasi antena untuk pesawat 737-NG
Terlihat antena VHF-1 di bagian atas fuselage dan antena VHF 2 di bagian bawah fuselage.
picture from : B737 Technical Site, http://www.b737.org.uk/communications.htm

  • VHF Comm Control panel, sebagai interface, untuk memilih frekuensi VHF yang akan dipakai.

Radio Tuning Panel (RTP)
RTP
dapat dipakai sebagai HF Comm Control Panel atau VHF Comm Control Panel
picture from : B737 Technical Site, http://www.b737.org.uk/communications.htm

Untuk pesawat komersial, biasanya terpasang lebih dari satu sistem komunikasi VHF.  VHF-1 dan VHF-2 untuk komunikasi suara dan VHF-3 untuk komunikasi data. Masing-masing sistem dapat bekerja secara bersamaan, karena masing-masing mempunyai komponen yang berkerja mandiri.

Kelebihan komunikasi VHF dibandingkan HF adalah, komunikasi VHF lebih kuat terhadap interferensi. Noise yang timbul lebih kecil dibandingkan komunikasi HF. Hal inilah yang menyebabkan komunikasi VHF menjadi komunikasi utama di pesawat. Terlebih untuk pesawat yang hanya beroperasi di daratan dan tidak beroperasi melintasi lautan (oceanic region). Untuk pesawat-pesawat tersebut, maka cukup dipasang komunikasi VHF tanpa perlu memasang komunikasi HF.

Referensi:

  1. B737 Technical Site, http://www.b737.org.uk/communications.htm
  2. Wikipedia, http://en.wikipedia.org/wiki/Very_high_frequency
  3. Airport-Data.com, http://www.airport-data.com/world-airports/WIII-CGK/
About these ads