Latest Entries »

Mungkin ada yang ingin tahu bagaimana seorang pilot dapat mendaratkan (landing) pesawat dengan tepat di landasan.
Instrumen apakah yang digunakan untuk membantu pilot dalam fase pendaratan pesawat.

Manuver pesawat untuk dapat mendarat di landasan disebut dengan fase approach.
Prosedur approach dapat dilakukan dengan metode visual approach atau dengan menggunakan bantuan instrument pesawat (instrument approach).

Instrument approach yang dapat digunakan ada beberapa jenis, antara lain :
ILS (Instrument Landing System), MLS (Microwave Landing System), LDA (Localizer Type Directional Aid) dan GLS (GPS Landing System).

Untuk tulisan kali ini akan membahas mengenai ILS,  prosedur approach yang digunakan di banyak bandara.

ILS merupakan sistem yang membantu pilot dalam fase approach sampai mendarat di landasan.
Perangkat ILS terdiri dari perangkat yang terpasang di bandara dan juga di pesawat.
ILS bekerja dengan memanfaatkan gelombang radio, termasuk dalam kelompok radio navigation systems.

Ada dua macam sub sistem yang terdapat dalam sistem ILS.
Yang pertama adalah localizer sedangkan yang kedua adalah glideslope.
Localizer berfungsi untuk memberikan pedoman (guidance) dalam sumbu lateral/horizontal.
Sedangakan glideslope berfumgsi untuk memberikan pedoman dalam sumbu vertikal.

Untuk lebih jelas dapat dilihat pada gambar dibawah :

Localizer dan Glideslope
Gambar dari: What is VOR/ILS Instruction Guide, Rockwell Collins

View full article »

Antara Keimanan & Airworthiness

Andai kita ibaratkan keimanan kita adalah status airworthiness dari diri kita.

Saat kita baru lahir, fresh from the factory, status airworthiness kita masih terjamin oleh manufacture.
Kondisi kita masih sesuai dengan Type Certificate (fitrah) kita.
Belum mempunyai discrapencies (dosa) yang dapat merusak status airworthiness diri kita.

Beranjak baligh, maka kita yang harus bertanggung jawab terhadap status airworthiness kita.
Sudah ada transfer of airworthiness dari manufacture kepada kita sebagai operator .

Apabila terjadi discrapencies2x dalam pengoperasian, maka merupakan tanggung jawab kita untuk segera melakukan troubleshoot dan rectification. Agar status airworthiness kita tetap terjaga.

Sebagai salah satu upaya menjaga status airworthiness, maka harus ada task-task (ibadah) yang harus kita kerjakan.
Task-task tersebut ada yang time controlled (ditentukan waktunya), ada yang tidak non time controlled (tidak ditentukan waktunya). Semua task tersebut sudah tercantum dalam dokumen MPD (Al-Qur’an) yang dikeluarkan oleh manufacture.

Dalam pengoperasian, terkadang ada beberapa kondisi yang memaksa kita untuk berubah,
yang mengharuskan kita melakukan modification.
Sebelum modifikasi tersebut dilakukan, harus dipastikan bahwa modifikasi tidak akan merusak status airworthiness.
Harus sesuai dengan TC kita, atau mendapatkan approval STC dari authority (Allah SWT).
Modifikasi tanpa approval adalah sesuatu yang ilegal (haram) dan merupakan violation (maksiat).

Pesawat terbang yang tidak airworthy, bukanlah pesawat terbang.
Hanyalah seonggok besi yang tidak boleh diterbangkan dan mempunyai harga rendah.
Begitu juga manusia tanpa iman dalam hatinya.

Renungan aircraft engineer di malam selasa :).

MENGENAL RNAV DAN RNP

Dalam beberapa minggu terakhir ini, saya mencoba (lebih) memahami mengenai RNAV dan RNP.

Dari konsep yang selama ini masih di awang-awang menjadi lebih membumi. Terlebih karena sebelumnya sempat berbincang-bincang dengan teman di GE Aviation mengenai PBN (Performance Based Navigation).

Setelah membaca pada beberapa referensi, berikut yang bisa saya pahami mengenai RNAV dan RNP.

RNAV

RNAV merupakan kepanjangan dari Area Navigation. RNAV adalah metode navigasi yang mengijinkan pesawat terbang untuk terbang dalam dalam lintasan yang diinginkan, dalam cakupan kerja dari stasiun navigasi bumi (VOR,DME, ADF).

Perbandingan rute pesawat, tanpa RNAV dan dengan RNAV
Gambar dari : ICAO PBN (Performance Based Navigation) manual final draft View full article »

Sistem kelistrikan pesawat terbang

Akhirnya menemukan gambar skema sistem kelistrikan pesawat yang tidak copyright. Jadi bisa membuat sedikit tulisan mengenai sistem kelistrikan di pesawat.

Walau tiap-tiap tipe pesawat berbeda sistem kelistrikannya, setidaknya bisa memberi sedikit gambaran.

 Ilustrasi Listrik
Gambar dari : http://mytradesdirect.com/resources/home-interior/shocking-facts-on-electrical-safety/

Skema dibawah  menggambarkan sistem kelistrikan di pesawat Boeing B737-800. View full article »

RADAR cuaca di pesawat terbang

Saat mendengar kata RADAR, biasanya saya teringat dengan film-film perang. Saat adegan serangan pesawat tempur, yang disertai keriuhan di ruang pemantau RADAR.

Sebenarnya apakah yang dimaksud dengan RADAR?

RADAR merupakan akronim dari Radio Detecting And Ranging. RADAR digunakan untuk mendeteksi keberadaan suatu objek dan menentukan posisinya. RADAR bekerja  menggunakan prinsip pemantulan gelombang. Saat beroperasi, RADAR akan memancarkan gelombang elektromagnetik yang dipancarkan dari antena RADAR.  Gelombang ini kemudian akan dipantulkan oleh objek yang berada dalam jangkauan. Gelombang yang dipantulkan akan ditangkap kembali oleh antena RADAR. Dari gelombang yang dipantulkan inilah dapat dihitung  posisi dari objek yang memantulkan gelombang.

 Cara kerja RADAR
Gambar dari Radar Tutorial Book 1 (http://www.radartutorial.eu) View full article »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.